Haid Terus Menerus

Mengetahui Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Haid Terus Menerus

Meski haid selalu terjadi setiap bulan pada wanita, namun banyak sekali keluhan yang tidak dapat dipecahkan terkait datangnya haid ini. Hal ini terjadi karena antara wanita satu dengan yang lainnya memiliki karakter yang berbeda baik itu siklusnya, bentuk rahim dan juga organ vitalnya.

Baca juga: 6 Manfaat Lemon untuk Atasi Problem Kecantikan

Kebiasaan sehari-hari wanita baik itu dalam menjaga kebersihan organ vital dan juga makanan yang dikonsumsi menjadi faktor yang menentukan adanya masalah dalam datangnya haid setiap bulannya.

Baca juga: 7 Makanan Sehat untuk Penderita Penyakit Ginjal

Namun masalah haid terus menerus seringkali dikeluhkan oleh banyak wanita. Dan sampai saat ini masih banyak kasus ini terjadi dan selalu berbeda penyebab juga solusinya.

Haid Terus Menerus

Penyebab Haid Terus Menerus

Rata-rata siklus haid terjadi pada wanita selama 6-15 hari. Jika Anda mengalaminya lebih dari 15 hari tentunya menjadi masalah tersendiri bagi Anda. Terutama jika selama satu bulan penuh, Anda selalu mengalami haid. Biasanya masa haid yang lama disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

  • Penggunaan alat kontrasepsi IUD.
    Biasanya wanita yang telah berumahtangga memiliki peluang lebih besar untuk mengalami haid yang terjadi terus menerus. Hal ini karena penggunaan kontrasepsi IUD dapat membuat rahim menjadi berukuran lebih besar. Kondisi ini akan membuat darah terus keluar dalam jumlah yang banyak.
  • Pengaruh hormon esterogen yang berlebihan dalam tubuh.
  • Adanya penyakit tertentu.
    Haid terus menerus bisa jadi bukanlah darah haid melainkan darah yang dihasilkan dari penyakit yang mengganggu rahim atau organ vital Anda.

Haid Terus Menerus

Gejala Haid Terus Menerus

Meski wanita selalu mengalaminya, namun jarang sekali para wanita yang peka terhadap darah haid yang dikeluarkannya. Meski wujudnya sama, namun darah haid selalu berbeda dengan darah lainnya.

Berikut ini gejala haid jika dilihat dari wujud darah yang keluar:

  • Banyak sedikitnya darah.
    Darah menstruasi memang tergantung pada seberapa banyak luruhan dinding rahim. Namun rata-rata darah haid yang keluar dalam sebuah siklus yang normal adalah 35-50cc. Jika darah yang keluar lebih dari 35-50cc dalam setiap kali siklus, Anda harus mewaspadainya sebagai darah bukan haid. Segera periksakan kesehatan reproduksi Anda.
  • Warna darah yang keluar saat haid memang merah.
    Namun jika dibandingkan dengan darah segar, warna darah haid cenderung lebih merah marun. Selain itu darah haid keluar dengan cara menetes bukan mengalir deras.
  • Adanya lendir atau tidak.
    Darah haid selalu keluar dengan disertai lendir yang kental. Jika darah yang Anda keluarkan berupa darah segar, banyak dan tidak mengandung lendir sebaiknya periksakan kondisi reproduksi Anda.

Haid Terus Menerus 3

Cara Mengatasi Haid Terus Menerus

Jika darah yang keluar sudah Anda yakini memiliki ciri-ciri sebagai darah haid, sebaiknya perhatikan kebersihan Anda dalam menjaga organ vital. Selain itu perhatikan juga kesehatan saat melakukan hubungan suami istri sehingga Anda terbebas dari kuman yang menyebabkan Anda haid terus menerus.

Langkah paling aman adalah dengan mendatangi klinik kandungan dan memeriksakan kesehatan reproduksi Anda, sehingga keluhan Anda dapat diatasi sejak dini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *